Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, mengalami kerugian finansial yang signifikan setelah pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang didukungnya, Ridwan Kamil-Suswono, kalah dalam Pilkada Jakarta 2024. Pengamat politik Rocky Gerung mengungkapkan dalam wawancara dengan jurnalis senior Hersubeno Arief bahwa Jokowi diperkirakan rugi hingga ratusan miliar rupiah.
"Jokowi tekor banyak di Jakarta. Persiapan Jokowi untuk memenangkan Ridwan Kamil dengan ratusan miliar sudah beredar," kata Rocky. Namun, rakyat Jakarta tidak terpengaruh oleh uang dan memilih pasangan Pramono Anung-Rano Karno yang didukung oleh PDIP.
Pramono Anung dan Rano Karno mendeklarasikan kemenangan mereka dengan 50,07 persen suara berdasarkan rekapitulasi internal. "Untuk itu, kami bisa menyampaikan mendeklarasikan bahwa paslon nomor 3, Mas Pram-Bang Doel telah memenangkan kontestasi Pilgub DKI Jakarta dalam satu putaran dengan perolehan 50,07 persen," kata Pramono di kediamannya di Jakarta Selatan.
Hasil ini menunjukkan bahwa Jakarta tidak bisa lagi dipermainkan secara manipulatif dalam politik.
