Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria yang sempat disangka sebagai pencuri mobil pick up di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur kekeluargaan (islah) di kantor Polsek Cikatomas.
Peristiwa tersebut sebelumnya sempat menghebohkan warga setempat dan media sosial setelah seorang pria diamankan dan menjadi sasaran amuk massa karena dicurigai hendak mencuri kendaraan. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa pria tersebut merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa
Pihak keluarga korban kemudian mendatangi Polsek Cikatomas untuk memberikan klarifikasi terkait kondisi yang bersangkutan. Menyadari adanya kesalahpahaman, warga yang terlibat dalam dugaan pengeroyokan menyatakan penyesalan atas tindakan yang terjadi.
Kapolsek Cikatomas menyampaikan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara damai. “Kami memfasilitasi proses mediasi antara keluarga korban dan warga. Alhamdulillah, kedua belah pihak sepakat untuk islah dan tidak melanjutkan ke proses hukum,” ujarnya.
Dalam proses islah tersebut, pihak warga juga berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyikapi situasi serupa di kemudian hari, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan melibatkan aparat setempat.
Sementara itu, pihak keluarga korban mengucapkan terima kasih atas penyelesaian yang dilakukan secara kekeluargaan, serta berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.
Kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam setiap kejadian yang belum jelas kebenarannya.