Bencana pergeseran tanah terjadi di Kampung Campaka, Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah, bahkan beberapa di antaranya terancam ambruk.
Kondisi tanah di lokasi kejadian dilaporkan terus bergerak, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Salah satu rumah warga mengalami kerusakan serius, dengan struktur bangunan yang sudah tidak layak huni akibat retakan besar pada bagian dinding dan pondasi.
Warga setempat mengungkapkan bahwa apabila hujan deras turun selama kurang lebih dua jam, mereka diimbau untuk segera mengungsi demi keselamatan. Hal ini disebabkan lokasi permukiman berada dekat dengan tebing yang cukup tinggi dan kini kondisinya telah mengalami retakan yang semakin melebar.
“Kami khawatir terjadi longsor susulan, apalagi kalau hujan turun lama. Retakan tanah makin terlihat jelas,” ujar salah seorang warga.
Sebagai langkah antisipasi, sebagian warga telah memilih untuk mengungsi sementara ke rumah sanak saudara terdekat. Mereka meninggalkan rumah demi menghindari risiko yang lebih besar jika terjadi longsor lanjutan.
Pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan penanganan serta memberikan bantuan kepada warga terdampak, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.
Hingga saat ini, warga terus waspada dan memantau perkembangan kondisi tanah, sambil berharap adanya solusi cepat dari pemerintah daerah untuk mengatasi bencana tersebut.