Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kegiatan “Senin Berseka” yang mengusung ikon ABK PANGLING (Anak Berkebutuhan Khusus Peduli Lingkungan). Kegiatan ini merupakan inovasi yang digagas langsung oleh Kepala Sekolah, Rahmat Syafi'i, sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan kepada para siswa sejak dini.
“Senin Berseka” yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin ini diisi dengan berbagai aktivitas kebersihan dan pelestarian lingkungan, seperti membersihkan area sekolah, memilah sampah, hingga merawat tanaman di lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Menurut Rahmat Syafi’i, program ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, tetapi juga membangun karakter siswa, khususnya anak berkebutuhan khusus, agar memiliki rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui ABK PANGLING, kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus juga mampu berkontribusi nyata dalam menjaga lingkungan. Ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting,” ujarnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dengan pendampingan guru, mereka belajar secara langsung bagaimana menjaga kebersihan dan memahami pentingnya lingkungan yang sehat bagi kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu memberikan ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk berperan aktif dalam kegiatan positif sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Dengan adanya program “Senin Berseka” dan ikon ABK PANGLING, SLBN Cipatujah berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus.