Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemindahan RSUD dan Sekolah Rakyat Tuai Polemik, Aliansi masyarakat Karangnunggal geruduk komisi IV DPRD kabupaten Tasikmalaya Pertanyakan kejelasan nya

Sabtu, 23 Mei 2026 | Sabtu, Mei 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-24T14:55:36Z
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karangnunggal mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan menggelar audiensi bersama Komisi IV, Jumat (22/5/2026). Kedatangan mereka bertujuan mempertanyakan rencana pemindahan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) serta program Sekolah Rakyat yang sebelumnya diwacanakan berada di wilayah selatan Tasikmalaya, khususnya Kecamatan Karangnunggal.

Dalam audiensi tersebut, perwakilan masyarakat menilai proses perubahan lokasi pembangunan dinilai tidak transparan dan menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Mereka meminta DPRD turun tangan untuk membuka secara jelas alasan perubahan kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa masyarakat Karangnunggal merasa kecewa karena wilayah selatan yang selama ini dinilai membutuhkan fasilitas kesehatan dan pendidikan justru kembali terabaikan. Menurutnya, keputusan pemindahan proyek strategis itu memunculkan dugaan adanya kepentingan tertentu di balik kebijakan tersebut.

“Jangan sampai pembangunan yang seharusnya berpihak kepada kebutuhan masyarakat malah terkesan dipengaruhi kedekatan politik maupun kepentingan kelompok tertentu,” ujar salah satu perwakilan massa dalam forum audiensi.

Aliansi juga mempertanyakan dasar kajian teknis pemindahan pembangunan RSUD dan Sekolah Rakyat tersebut. Mereka menilai Karangnunggal memiliki posisi strategis untuk menjangkau masyarakat Tasikmalaya selatan yang selama ini masih kesulitan mengakses layanan kesehatan maupun pendidikan terpadu.

Sementara itu, pihak Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya menerima aspirasi masyarakat dan berjanji akan meminta penjelasan resmi dari pemerintah daerah terkait proses penentuan lokasi pembangunan tersebut. DPRD juga meminta seluruh proses dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Audiensi berlangsung cukup panas namun tetap kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. Massa berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kebutuhan masyarakat Tasikmalaya selatan dan segera memberikan kepastian terkait kelanjutan pembangunan RSUD maupun Sekolah Rakyat tersebut.
×
Berita Terbaru Update