Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polemik Pelarangan iPhone 16 di Indonesia: Apple Siapkan Investasi Rp 16 Triliun untuk Pabrik Baru

Sabtu, 07 Desember 2024 | Sabtu, Desember 07, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-12T21:26:12Z


Polemik pelarangan penjualan iPhone 16 di Indonesia terus menjadi sorotan publik, termasuk media internasional. Terbaru, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa Apple berencana menginvestasikan USD 1 miliar (setara Rp 16 triliun) untuk membangun pabrik iPhone di Indonesia.

Rencana ini muncul setelah proposal sebelumnya senilai USD 100 juta (Rp 1,58 triliun) untuk membangun pabrik aksesori di Bandung ditolak pemerintah. Proposal tersebut dinilai tidak memenuhi prinsip keadilan, sehingga ditolak oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Utang Komitmen Investasi Jadi Kendala TKDN

Salah satu syarat utama Apple untuk kembali menjual iPhone 16 di Indonesia adalah memperoleh sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Namun, pemerintah menegaskan bahwa sertifikasi TKDN baru akan diberikan jika Apple melunasi komitmen investasi yang tertunda dari kontrak sebelumnya.

Apple sebelumnya menggunakan skema inovasi berbasis investasi untuk memenuhi persyaratan TKDN, berbeda dengan mayoritas produsen lain yang memilih membangun fasilitas manufaktur dengan melibatkan ribuan tenaga kerja lokal. Skema ini mewajibkan Apple memperbarui kontrak TKDN setiap tiga tahun. Namun, proses perpanjangan kali ini terhambat oleh belum terealisasinya komitmen tersebut, sehingga sertifikasi TKDN sebesar 35% tidak diperpanjang, dan iPhone 16 dilarang dijual di Indonesia.

Tindakan Tegas Indonesia Disorot Media Asing

Media teknologi internasional TechCrunch turut mengulas polemik ini dalam artikel berjudul "Apple to shell out US$1 billion on manufacturing plant in Indonesia". Dalam laporan tersebut, TechCrunch menyebut negosiasi antara pemerintah Indonesia dan Apple sebagai langkah yang penuh tantangan, mengingat status Apple sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia.

TechCrunch juga menyoroti sikap tegas pemerintah Indonesia yang bahkan menghancurkan iPhone ilegal dengan membelahnya menjadi berkeping-keping. Kebijakan ini disebut sejalan dengan tren Apple untuk mendiversifikasi fasilitas produksinya di luar China, di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing.

Saat ini, produksi iPhone 16 dilakukan di Brasil, India, dan China, dengan sejumlah perangkat lain seperti AirPods dirakit di Vietnam. Namun, langkah diversifikasi ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk menarik Apple mengembangkan basis manufakturnya di Tanah Air.

Tantangan dan Potensi di Masa Depan

Meski rencana investasi USD 1 miliar dari Apple menjadi angin segar, negosiasi masih berjalan dan belum menghasilkan kesepakatan final. Pemerintah Indonesia berharap komitmen ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi lokal, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas teknologi.

Polemik ini juga menjadi pembelajaran penting tentang bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan regulasi untuk menekan perusahaan multinasional agar berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi nasional.

×
Berita Terbaru Update