Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Puan Maharani Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru

Sabtu, 07 Desember 2024 | Sabtu, Desember 07, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-12T21:26:10Z


Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengimbau pemerintah untuk segera mengendalikan harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Natal 2024 dan libur Tahun Baru 2025. Hal ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat merayakan momen tersebut tanpa khawatir terhadap lonjakan harga.

"Kami mengimbau pemerintah untuk mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok demi memastikan masyarakat dapat menikmati momen Natal dan pergantian tahun tanpa kekhawatiran kenaikan harga-harga komoditas," ujar Puan dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (6/12/2024).

Harga MinyaKita Jadi Sorotan

Puan secara khusus menyoroti masalah harga minyak goreng rakyat, MinyaKita, yang belakangan ini melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pasokan MinyaKita hingga ke wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan).

"Kita hargai upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan kenaikan harga minyak goreng rakyat, tapi juga harus dipastikan pasokan MinyaKita merata ke seluruh daerah," tegas Puan.

Selain itu, ia menyoroti adanya manipulasi dan penyelewengan dalam distribusi minyak goreng akibat disparitas harga yang tinggi. Menurut Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia, saat ini minyak goreng premium mencapai Rp 21.000 per liter, sementara MinyaKita di ritel modern dijual seharga Rp 15.700 per liter, dan minyak goreng curah berkisar antara Rp 17.000 hingga Rp 18.000 per liter.

Manipulasi dan Kelangkaan Minyak Goreng

Puan mengungkapkan bahwa disparitas harga ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang memborong minyak goreng untuk dimanipulasi. Bahkan, harga minyak jelantah yang digunakan sebagai bahan baku biodiesel di pasar internasional mencapai Rp 18.000 per liter, turut mendorong praktik kecurangan tersebut.

"Kecurangan-kecurangan seperti ini harus jadi perhatian Pemerintah, penegak hukum, dan stakeholder terkait lainnya. Akibat permainan oknum-oknum tak bertanggung jawab, masyarakat jadi kesulitan mendapat minyak goreng murah," ujar Puan.

Intervensi untuk Mengatasi Masalah

Puan meminta pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan intervensi guna mengatasi manipulasi dan penyelewengan distribusi minyak goreng yang menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga.

"Kelangkaan juga membuat harga minyak jadi lebih tinggi. Ujung-ujungnya, rakyat lagi yang menjadi korban. Kita minta ada intervensi untuk mengatasi manipulasi atau penyelewengan seperti itu," tegasnya.

Sebagai Ketua DPR, Puan berharap langkah-langkah nyata dari pemerintah dapat memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng, demi kenyamanan masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru.

×
Berita Terbaru Update