Tasikmalaya – Isu dugaan penganiayaan terhadap seorang kiyai di wilayah Cayur, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, tengah menjadi sorotan publik dan viral di berbagai media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Serikat Petani Pasundan (SPP), Agustiana, angkat bicara. Ia menegaskan agar aparat penegak hukum segera menangkap oknum yang diduga terlibat, khususnya pihak yang mengaku sebagai bagian dari organisasi SPP.
Agustiana dengan tegas menyatakan bahwa tindakan anarkis dan premanisme tidak mencerminkan nilai-nilai organisasi yang ia wakili. Ia juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang diduga sengaja memanfaatkan situasi untuk mengadu domba masyarakat.
“Kami mengecam keras tindakan kekerasan dalam bentuk apapun, apalagi terhadap seorang kiyai. Jika benar ada oknum yang mengatasnamakan Serikat Petani Pasundan, kami mendorong agar segera ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agustiana yang juga dikenal sebagai aktivis yang peduli terhadap ulama di Kabupaten Tasikmalaya menilai bahwa kejadian ini berpotensi memicu konflik sosial jika tidak segera ditangani dengan bijak dan transparan.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut guna memastikan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Kasus ini diharapkan dapat segera terungkap secara terang benderang demi menjaga kondusifitas wilayah dan rasa keadilan di tengah masyarakat.