Proses perbaikan Jembatan Cacaban yang menjadi jalur penghubung vital antara Kecamatan Karangnunggal dan Kecamatan Bojongasih, Kabupaten Tasikmalaya, menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini, pengerjaan proyek infrastruktur tersebut diperkirakan telah mencapai progres 50 persen.
Berdasarkan pemantauan di lokasi, sejumlah pekerja tampak fokus menyelesaikan tahap krusial pembangunan fisik. Setelah merampungkan pengerjaan pondasi utama dan struktur penyangga bawah, fokus pengerjaan kini beralih ke pemasangan kerangka atas serta pembesian untuk landasan utama jembatan.
Camat Karangnunggal menyampaikan bahwa percepatan perbaikan ini disambut sangat positif oleh masyarakat setempat. Selama ini, Jembatan Cacaban menjadi urat nadi mobilitas warga, mulai dari akses pendataan ekonomi, perdagangan, hingga akses pendidikan dan kesehatan antar-kecamatan.
Alhamdulillah, progresnya sudah sampai separuh jalan. Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar pengerjaan berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga akses transportasi warga bisa segera kembali normal," ujarnya.
Sistem buka-tutup jalan dan jalur alternatif sementara masih diberlakukan bagi kendaraan roda dua untuk menjaga kelancaran aktivitas warga sekitar. Pengendara kendaraan roda empat diimbau untuk tetap menggunakan jalur memutar selama proses pengerjaan berlangsung demi keselamatan bersama.
Jika kondisi cuaca mendukung dan penyuplai material berjalan tanpa kendala, perbaikan Jembatan Cacaban diproyeksikan selesai secara menyeluruh dalam beberapa pekan ke depan sehingga dapat kembali dilalui secara optimal.