Kondisi jalan penghubung wilayah Ereunpalay menuju Kecamatan Bojongasih hingga kini dilaporkan masih mengalami kerusakan parah. Jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas warga tersebut disebut telah bertahun-tahun tidak mendapatkan penanganan maksimal dari Pemerintah Kabupaten Kabupaten Tasikmalaya.
Kerusakan berupa lubang besar, permukaan jalan yang bergelombang, serta genangan air saat musim hujan membuat mobilitas masyarakat terganggu. Warga setempat mengaku kesulitan dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan akibat kondisi jalan yang tidak layak dilalui.
“Setiap hari kami harus ekstra hati-hati saat melintas. Banyak pengendara yang terjatuh, terutama saat malam hari atau hujan,” ujar salah seorang warga. 🚧
Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak pada distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal. Para petani mengaku biaya transportasi meningkat karena kendaraan sering mengalami kerusakan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar penambalan sementara. Mereka menilai akses jalan yang baik merupakan kebutuhan dasar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Tasikmalaya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian terkait jadwal perbaikan permanen dari pihak pemerintah daerah. Warga pun mendesak adanya perhatian serius agar pembangunan infrastruktur dapat dirasakan secara merata.